Rabu, 26 Desember 2018

Catatan Akhir Tahun

https://m.liputan6.com/global/read/3850073/7-hal-yang-perlu-diketahui-seputar-kondisi-muslim-uighur-di-china

7 Hal yang Perlu Diketahui Seputar Kondisi Muslim Uighur di China

Oleh Rizki Akbar Hasan pada 19 Des 2018, 12:54 WIB
Warga muslim Uighur melakukan aksi protes menentang tekanan pemerintah China (AP)
Liputan6.com, Beijing - Kabar tentang kondisi memprihatinkan yang menimpa muslim Uighurdi Provinsi Xinjiang, China kembali jadi sorotan dunia. Terutama, pasca-laporan jurnalisme investigatif yang dilakukan kantor berita Associated Press (AP).
Laporan AP menyebut soal kamp-kamp penahanan yang didirikan pemerintah China untuk warga muslim Uighur.
Di sisi lain, Beijing mengatakan, fasilitas tersebut adalah lembaga pelatihan vokasi atau kejuruan. Juga pada saat yang sama, ada semakin banyak bukti pengawasan opresif terhadap orang-orang yang tinggal di Xinjiang.
Demi lebih memahami tentang kondisi muslim Uighur di China, berikut 7 hal yang perlu Anda ketahui, seperti dilansir oleh BBC, 18 Desember 2018:
1. Mayoritas Muslim
Orang Uighur kebanyakan Muslim, dan berjumlah sekitar 11 juta di wilayah Xinjiang, China Barat.
Mereka melihat diri mereka secara budaya dan etnis dekat dengan negara-negara Asia Tengah, dan bahasa mereka mirip dengan Turki.
Namun dalam beberapa dekade terakhir, telah terjadi migrasi massal etnis Han Cina (etnis mayoritas di China) ke Xinjiang, dan orang Uighur merasa budaya dan mata pencaharian mereka terancam.
2. Letak Provinsi Xinjiang
Provinsi itu terletak di China barat-jauh, dan merupakan wilayah terbesar di negara itu. Ini berbatasan dengan beberapa negara, termasuk India, Afghanistan dan Mongolia, serta negara eks-Uni Soviet
Seperti Tibet, Xinjiang --dalam teori-- adalah wilayah otonomi khusus.
Namun dalam prakteknya, keduanya menghadapi pembatasan besar oleh pemerintah pusat.
Selama berabad-abad, ekonomi Xinjiang berpusat pada pertanian dan perdagangan, dan kota-kota berkembang karena mereka berada di Jalur Sutra.
Kembali pada awal abad ke-20, orang-orang Uighur secara singkat menyatakan kemerdekaan, tetapi wilayah itu dikuasai sepenuhnya oleh pemerintah Komunis China baru pada tahun 1949.

Sabtu, 22 Desember 2018





Seorang pemimpin dari Kongres Uighur mengatakan Turki telah merawat orang Uighur, “seperti yang mereka telah lakukan pada pengungsi Suriah”.

Pada sebuah wawancara eksklusif, Rebiya Kadeer, Ketua dari Kongres Uighur Dunia, mengatakan “Turki telah memberi penampungan pada orang Uighur, yang lari dari penindasan China, seperti mereka merawat jutaan pengungsi yang lari dari Suriah,” kata Kadeer.

Kadeer berterimakasih pada Turki dan mengatakan “Orang-orang Turki berbagi roti mereka dengan orang Uighur, dan dengan orang Turkistan Timur. Keikhlasan Turki dan penduduknya dan kebaikannya terhadap mereka yang berada dalam masalah memberi kami harapan dan membuat kami senang. Erdogan dan rakyat Turki sangat peduli dengan umat muslim yang tertindas.”

Pemimpin terkemuka Uighur menyebut bahwa selama pertemuan mereka di Berlin, Kongres Uighur Dunia bertujuan keras untuk memproses migrasi orang Uighur dari Wilayah Otonomi Uighur Xinjiang menuju masyarakat internasional.

Inilah sepenggal jeritan hati muslim ulgyhur. Sesama saudara muslim kita yang sedang tertindas oleh kaum komunis 
https://www.asiasatu.online/2018/12/rakyat-uighur-ingin-pindah-ke-turki.html?fbclid=IwAR2WfxoamJf-HFvc7Ki7bLRC7gncxF6Sncli8q8zig5FLNK9GKbtwoRt8A0

Jumat, 21 Desember 2018

Sontoloyo

Beras kau impor di saat petani panen raya ...
Garam kau panen di negeri orang sedang lautan garam di negerimu amat luas ...

Harga naik, rakyat menjerit
Kau sibuk selfie dan ngevlog

Jalan-jalan dan pembangunan yang menjadi kewajiban mu kau jadikan bahan pencitraan

Ulama kau hinakan, syariat agama kau lecehkan malah minta dukungan ulama

Klaim prestasi dan pencitraan itulah sifatmu.
Ingkar janji itulah perangai watakmu ...

Dasar kau sontoloyo

Kamis, 20 Desember 2018

PuisiKu : "Sepi" Karya Sidiq A.N

Saat semuanya tak sesuai harapan. Aku terlarut dalam kekecewaan yang mendalam ...
Waktu ku hanya terbuang sia-sia hanya memaki dan menyalahkan keadaan 

Tak ada sesuatu yang dapat membuatku bahagia ....

Hanya berteman dengan sepi yang membuatku jenuh akan cobaan dan ujian dunia.

KESUCIAN YANG TERGADAIKAN

KESUCIAN YANG TERGADAIKAN PENULIS Sebenarnya aku benci bila harus menceritakan kembali kisah hidupku yang sangat menyedihkan ini. Sering...